![]() |
| Tim Atletik Jatim |
Kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia
menargetkan merebut 40 medali emas dari cabang olahraga atletik pada ASEAN Para
Games (APG) VII/2014 di Myanmar.
Target itu dinilai realistis mengingat dalam APG sebelumnya di
Kota Solo tahun 2009 cabang atletik menjadi tambang medali emas bagi
kontingen NPC Indonesia.
Koordinator pelatih Atletik NPC Indonesia, Waluyo, mengatakan
pihaknya telah menyiapkan sebanyak 56 atlet sejak 3 bulan lalu.
“Para atlet saat ini masih menjalani pemusatan latihan nasional
(pelatnas) yang dipusatkan di Stadion Maladi Sriwedari Solo. Kami jelas
berharap cabang atletik pada olahraga multi ivent 3 tahun bagi atlet penyandang
disabilitas tingkat ASEAN itu dapat tercapai terlebih jika semua nomer atletik
dapat dipertandingkan,“ ungkap Waluyo…
Menurut Waluyo, beberapa negara yang dipastikan menjadi lawan terberat bagi
atlet NPC Indonesia selain juara bertahanThailand juga datang dariMalaysia, dan
Singapura.“Untuk kekuatan jelasThailand bahkan persiapan yang dilakukan sekitar hampir 2 tahun dan sebagian menjalani pemusatan latihan diluar negeri."
"Belum lagi dari sisi peralatan seperti kursi roda dimana para atlet NPC dari Thailand itu sudah menggunakan kursi roda modern. Sementara Indonesia semua kursi menggunakan rakitan sendiri yang kualitas dan kemampunnya dipastikan jauh berbeda,“ tandas Waluyo.
Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, mengamukakan bahwa pelatnas APG VII Myanmar yang dipusatkan di Solo, akan berakhir satu minggu menjelang keberangkatannya ke Mynmar akhir bulan Januari 2014.
"Pelatnas akan berakhir akhir Januari dari sekitar 200 atlet yang saat ini masih menjalani pelatnas akan diciutkan menjadi 150 atlet sesuai kota awal yang akan membela merah putih pada APG 2014 Mynmar,“ cetus Seny.
(AL/NPC Jatim)



0 komentar:
Posting Komentar